Sunday, October 17
Shadow

Damri Akan Lakukan Retrofit Bus Listrik untuk Transportasi Umum

JAKARTA, KOMPAS. com – Damri jadi BUMN yang bergerak di dunia transportasi darat dan salah kepala operator bus terbesar di Indonesia, berkomitmen untuk berkontribusi mencapai bahan kendaraan listrik berbasis baterai mencapai 20 persen dari populasi instrumen di Indonesia tahun 2025.

Mengingat kendaraan listrik berbasis baterai telah menjadi fokus tadbir saat ini. Alasannya, kendaraan listrik berbasis baterai ini memiliki kontribusi penting di masa depan, serupa emisinya yang rendah sehingga menyandarkan polusi dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM.

Direktur Teknik dan Fasilitas, Arifin mengucapkan, bentuk dari komitmen tersebut merupakan melalui acara Semiloka Retrofit Bus Listrik Untuk Transportasi Umum yang diadakan di Villa Back to Nature, Bogor pada 14-15 Desember 2020.

Baca juga: Keterangan Mengapa Susunan Kursi Bus Lebih Banyak di Sisi Kanan Kamar

Semiloka Retrofit Bus Listrik untuk Transportasi Umum Damri Semiloka Retrofit Bus Listrik untuk Transportasi Ijmal

“Program retrofit, dengan umum adalah program yang mengganti kendaraan konvensional, dalam hal itu bus lama bermesin diesel ataupun gas, menjadi bus listrik dengan lebih ramah lingkungan, lebih hati-hati dari sisi kebutuhan investasi, & lebih rendah biaya operasionalnya, ” ucap Arifin dalam siaran resmi yang Kompas. com terima, Selasa (15/12/2020).

Arifin mengatakan, Purwarupa pertama program retrofit ini akan mulai dikembangkan pada semester pertama 2021 serta akan dilanjutkan dengan proses retrofit armada DAMRI secara bertahap.

Baca juga: Susul PCX 160, Honda Kembangkan Vario 160

“DAMRI juga berencana untuk menelungkupkan program retrofit ini bagi operator transportasi darat lainnya, baik sejak pihak swasta, pemerintah daerah, maupun instansi pemerintah yang berminat, ” kata Arifin.

Di program retrofit ini, DAMRI main sama dengan beberapa partner penyedia teknologi, baik dari pihak swasta maupun dengan BUMN lain yang berkompeten di bidangnya.

Beberapa partner swasta meliputi PT Spora Tehnika Indonesia (Spora EV), Danfoss, PT Optima Integra Tehnika, PT Widya Adidaya Nusantara, serta PT ZFAG Aftermarket.