Thursday, June 24
Shadow

Dikritik Stoner Tidak Pernah Dengarkan Pebalap, Ini Kata Ducati

JAKARTA, KOMPAS. com – Belum periode ini tim Ducati mendapat kritikan dari mantan pebalapnya yakni Casey Stoner. Stoner mengatakan bahwa Ducati tidak pernah mendengarkan masukan daripada pebalap dalam pengembangan Desmosedici.

Padahal menurut Stoner, pebalap merupakan sosok yang paling mendapati dan merasakan jika ada dengan tidak berjalan baik pada Desmosedici.

Membaca juga: Marquez Belum Pulih, Honda Sudah Targetkan Triple Crown MotoGP 2021

Situasi yang sama juga dirasakan oleh Andrea Dovizioso, yang mengaku kecewa dengan Ducati karena masukannya tidak pernah didengar.

Apalagi karena itu, Dovizioso pun akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang periode kontraknya bersama Ducati yang sudah di akhir tahun lalu.

Pernyataan dari kedua pebalap tersebut otomatis membuat posisi Ducati tersudutkan. Tidak sedikit pula penggemar yang turut memberikan komentar peristiwa sistem kerja yang dianut oleh tim pabrikan asal Italia tersebut.

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi dengan Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018). DOK. DUCATI Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi secara Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018).

Penasihat Olahraga Ducati Corse Paolo Ciabatti, memberikan tanggapan terhadap tuduhan tersebut. Ciabatti menegaskan bahwa Ducati selalu menghormati setiap masukan dari pebalapnya.

“Kami menghormati Casey. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Hendak tetapi kami kami memiliki memori panjang di MotoGP, dan hamba merasa sangat yakin bahwa saya selalu memperlakukan semua pebalap dengan rasa hormat, ” ujar Ciabatti, dikutip dari GPOne , Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Suzuki Belum Punya Pengganti Davide Brivio

“Mengenai Desmosedici, saya telah memberikan semua materi yang mereka butuhkan, baik dari bagian teknis maupun sisi moral, perlu meraih target bersama. Kadang, pebalap dan pabrikan tak melihat status dengan cara yang sama, tenggat akhirnya perpisahan menjadi hal yang traumatis, ” kata Ciabatti.

Terhitung sudah sekian kalinya pabrikan asal Italia tersebut kematian pebalap top. Pertama kali, era Casey Stoner memutuskan untuk pindah ke Honda pada 2011. Padahal. pebalap asal Autralia itu jadi memberikan gelar juara dunia di musim pertamanya bersama Ducati di 2007.

Kemudian digantikan oleh Valentino Rossi yang hanya bertahan dua musim. Di musim 2017 dan 2018, Ducati juga mengontrak Jorge Lorenzo.

Nicky Hayden yang merupakan ahli dunia MotoGP 2006 bertahan daripada 2009 hingga 2013. Sedangkan Dovizioso, sudah bersama Ducati sejak 2013.