Monday, July 26
Shadow

Jangan Cuek, Selalu Cek Kelayakan Ban Motor Sebelum Berkendara

JAKARTA, KOMPAS.com – Agar dapat tetap merasakan keamanan dan kenyamanan selama berkendara, salah satu komponen yang penting untuk dijaga adalah ban.

Sebab, satu-satunya komponen pada sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan aspal adalah ban. Komponen ini punya banyak fungsi penting, seperti mengurangi getaran yang disebabkan ketidakteraturan permukaan jalan dan lainnya.

Baca juga: Mengapa Ban Belakang Motor Lebih Cepat Botak?

“Adanya permasalahan pada ban sepeda motor akan menimbulkan potensi bahaya baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head, PT Daya Adicipta Motora, dalam keterangan resminya.

Tread Wear Indicator (TWI)Dok. DAM Tread Wear Indicator (TWI)

Ludhy menambahkan, hal tersebut disebabkan karena beberapa hal, di antaranya kurang tekanan angin yang tidak sesuai, usia pakai ban, hingga kondisi ban yang sudah aus. Sehingga, menjadi sulit mengontrol kemudi setang saat berkendara.

“Pertama periksa tekanan angin, tekanan angin yang kurang dapat menyebabkan adanya gesekan yang tinggi sehingga ban cepat panas dan mengakibatkan ban cepat robek,” kata Ludhy.

Mengingat ban sepeda motor terbuat dari bahan karet yang elastis, sebaiknya jika usia sudah mencapai 4 tahun atau pemakaian di atas 40.000 km segera ganti ban dengan yang baru.

Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Apa Sejatinya Fungsi Kode Produksi pada Ban?

Sebab, ban yang sudah aus atau tipis akan menyebabkan kehilangan daya traksi dan mudah tergelincir saat berkendara.

“Pemilik sepeda motor wajib mengetahui kelayakan ban sepeda motor yang masih bisa digunakan dan kapan waktu yang tepat untuk mengganti ban sepeda motor,” ujar Ludhy.

Pada setiap ban sepeda motor, terdapat Tread Wear Indicator (TWI) yang merupakan tanda batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap dipakai, jika kembang ban sudah menyentuh tanda TWI, sangat disarankan untuk segera diganti.

Pastikan ban yang kita gunakan selalu dalam keadaan yang layak pakai. Jika keadaan ban sudah tidak layak digunakan, segeralah menggantinya ban dengan yang baru.