Thursday, June 24
Shadow

Peduli Lagi, Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Mobil Bekas

JAKARTA, KOMPAS. com – Mobil pribadi menjadi transportasi yang cukup diminati selama pandemi. Pasalnya kontak langsung dengan orang-orang lain di sekitar bisa diminimalisir ketimbang zaman berada di angkutan umum.

Bagi Anda yang memeriksa mobil dengan dana terjangkau, mobil bekas jadi pilihan yang berbudi. Sebab Anda bisa mendapatkan mobil berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah daripada mobil pertama.

Namun untuk mendapatkannya, Anda harus lebih jeli dalam memilih. Karena jika salah mendapatkan mobil, malah bisa merugikan Kamu di masa mendatang.

Membaca juga: Pemintaan Turun, Xenia Tak Lagi Jadi Tulang Punggung Daihatsu

-

Halomoan Fischer, Presiden Direktur Mobil88, mengatakan, paling pertama Anda kudu memperhatikan legalitas mobil tersebut. Serupa kelengkapan STNK, BPKB, dan retribusi yang dibayarkan tepat waktu.

“Secara umum, mobil itu harus aman legalnya karena awak tidak mau konsumen bermasalah, ” ujar Fischer, dalam konferensi maya (15/1/2021).

“Selanjutnya konsumen juga harus tahu bahwa mobil bekas yang dipilih terbebas daripada tabrakan parah, tidak pernah terendam banjir, dan sebagainya, ” sebutan dia.

Baca juga: Toyota Yaris Cross Meluncur di Singapura, Harga Tembus Rp 1 Miliar

-

Menurutnya, Mobil88 telah mempertimbangkan hal tersebut dengan menurunkan pegawai berpengalaman untuk memilih mobil isyarat berkualitas.

Fischer juga menambahkan, konsumen mungkin bisa mengingat merek mobil bekas yang mempunyai jaringan purnajual yang banyak.

Hal ini dapat menyerahkan keuntungan bagi konsumen saat mau melakukan perawatan berkala. Dengan jaringan purnajual yang banyak, servis mobil bisa dilakukan di banyak kawasan, tak bergantung dengan diler dalam Ibu Kota saja.

“Untuk membeli mobil bekas, kita juga harus lihat dari produknya dulu. Pertama misalnya Daihatsu pasarnya saat ini sudah banyak, kalau jualannya banyak harga bekasnya akan terjamin, ” ucap Fischer.