Monday, December 6
Shadow

Seat Belt Pretensioner, Fitur Keselamatan Tambahan pada Sabuk Pengaman


JAKARTA, KOMPAS.com – Sabuk pengaman atau sabuk keselamatan (seat belt) bukanlah fitur baru pada mobil. Keberadaannya vital untuk mencegah pengemudi dan penumpang terbentur objek di depannya saat mobil mengalami kecelakaan.

Fitur pretensioner pada sabuk pengaman pun juga sudah umum disematkan pada mobil-mobil saat ini. Meski begitu, fitur ini belum banyak diketahui para pemilik mobil, termasuk cara kerjanya.

Pretensioner diklaim mampu melindungi pengemudi dan penumpang lebih maksimal ketika terjadi benturan. Sistem kerjanya menggunakan sensor yang sama dengan airbag sebagai kelengkapan keselamatan.

Baca juga: Kecelakaan Maut Vanessa Angel, Begini Ciri-ciri Sopir Mengantuk

Ketika mengalami benturan keras, selain airbag akan mengembang, sabuk pengaman dengan pretensioner akan otomatis mengencang untuk menahan tubuh penggunanya agar tidak mudah terempas. Pretensioner akan kembali mengendur beberapa detik usai kecelakaan.

gahighwaysafety.org seat belt

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pretensioner berfungsi untuk memastikan seat belt yang digunakan mampu menahan beban dari pengemudi maupun penumpang. Sehingga dapat meminimalisir benturan ke dada yang vital dalam tubuh manusia,” kata Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM kepada Kompas.com belum lama ini.

Pretensioner menggunakan semacam senyawa campuran yang bisa bereaksi secara spontan. Ketika sensor menerima benturan, pemantik akan membuat senyawa tersebut bereaksi dan sabuk pengaman akan mengencangkan diri.

Baca juga: Ini Tanggapan Komunitas Mobil Lawas Tentang Tilang Uji Emisi

Dalam kecepatan rendah, mekanisme pretensioner akan bekerja sendiri tanpa airbag. Ini artinya, ketika terjadi kecelakaan pada kecepatan rendah, hanya pretensioner seat belt yang bekerja.

Di lain kesempatan, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu juga menilai pretensioner pada sabuk pengaman dinilai lebih aman melindungi pengemudi dan penumpang.

“Langkah ini berfungsi menekan tubuh lebih maksimal dan mencegah terkena benturan keras, baik dari depan atau terhempas. Saat sudah kejadian akan langsung release (longgar) dengan sendirinya,” kata Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Diskon paus Result SGP 2020 – 2021. Prediksi terbaru yang lain-lain hadir dilihat dengan terpola via berita yang kami sampaikan di website tersebut, dan juga bisa ditanyakan terhadap petugas LiveChat pendukung kami yang tersedia 24 jam Online untuk melayani seluruh kebutuhan para pengunjung. Lanjut cepetan join, dan dapatkan bonus Undian & Live Casino On the internet terbesar yg tampil di website kita.