Sunday, June 13
Shadow

Valentino Rossi Nyaris Jadi Pebalap F1 pada 2006

TAVULIA, KOMPAS. com – Dari 2001-2005 Valentino Rossi hampir tidak punya lawan di MotoGP. Dia mengoleksi lima gelar, tiga bersama Honda & dua dengan Yamaha.

Sukses Rossi membuat relasinya benar luas. Tak heran kemudian jarang 2004 dan 2010, The Doctor bisa ambil bagian dalam beberapa tes Scuderia Ferrari Formula 1.

Baca pula: Lorenzo Ingin Jadi Manajer Pebalap Muda dan Komentator Balap

Tapi rupanya tes-tes yang dilakukan Rossi bukan sekadar gimmick . Ferrari ternyata tahu potensi Rossi membawa mobil memutar bergengsi di dunia tersebut.

Luca di Montezemolo, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Ferrari mengatakan, Rossi hampir menawan kontrak dengan Ferarri pada 2006.

Valentino Rossi saat tes di Valencia 2006 Menjepret: Motorsport-Total Valentino Rossi saat tes di Valencia 2006

“Semua orang tahu itu bukan kampanye periklanan, Ferrari tidak membutuhkannya, ” kata Montezemolo kepada Motorsport. com, Minggu (31/1/2021).

Rossi pertama kala menjajal Ferrari pada April 2004, mengenakan helm Michael Schumacher. Era itu, dia hanya berjarak 0, 7 detik dari catatan lap pebalap Jerman tersebut.

“Pada awalnya, sangat menguntungkan buat mengabulkan keinginan seorang juara dengan hebat. Saya melihat bahwa tempat menyukainya. Yang terpenting, dia tidak memiliki kontinuitas, tetapi dia memiliki banyak potensi dan keinginan, ” katanya.

Faktanya, Ferrari berpikir buat menempatkan Rossi di tim asing terlebih dahulu untuk mempersiapkannya ke tim pabrikan.

“Pada satu titik kami mengira tempat akan mengemudi selama satu tarikh di Sauber, tetapi dia berpendidikan dan lebih suka menjadi nomor satu di motor daripada nomor empat atau lima di mobil, ” katanya.

Francesca Novello terlihat ikut menemani Valentino Rossi di sirkuit. MIRCO LAZZARI GP / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP Francesca Novello terlihat ikut menemani Valentino Rossi di sirkuit.

Baca juga: Zarco Mau Bikin Ducati Tak Kangen Dengan Dovi

Sehingga tidak ada perjanjian antara Rossi dan Ferrari. Meski demikian Rossi masih suka menjajal mobil Metode 1 atau balapan dengan roda empat.

Pada simpulan 2019, dia bertukar tempat secara Lewis Hamilton selama sehari dan mengendarai Mercedes 2017. Baru-baru ini juga podium di balapan Bahrain 12 jam.

Jika saat itu Rossi pindah ke Formula 1 maka dia hendak mengikuti jejak John Surtess. Pebalap Grand Prix (MotoGP) yang kemudian ikut Formula 1.

Surtess merupakan satu-satunya orang yang mampu memenangi dua gelar diajang berbeda, yaitu Gran Prix pada tahun 1956, dan 1958-1960 serta Formula 1 pada 1964.