Sunday, June 13
Shadow

Zaman Sekarang TV di Bus Cuma Sebagai Pelengkap

JAKARTA, KOMPAS. com – Fitur hiburan dengan biasanya ada di bus biasanya televisi ( TV). Bahkan TV menjadi fitur standar yang tersedia saat pertama kali memesan bodi bus ke karoseri.

Biasanya TV dipasang pada bagian atap kabin paling depan serta tersambung dengan sistem audio serupa DVD. Kemudian ada juga yang menambah TV di bagian sedang, sehingga penumpang yang duduk menyesatkan belakang bisa ikut menikmatinya.

Namun seiring berkembangnya periode, di mana semua orang mampu menikmati hiburan lewat telepon genggamnya, apakah fitur TV saat ini masih digunakan pada bus?

Baca juga: Bisa atau Tidak SIM Gantikan KTP Saat Tukar Pajak Kendaraan?

Sekat bus Istimewa Sekat bus

Sales Executive New Armada Jatibaru Gerry Adrian mengatakan, fungsi TV pada armada PO bus kembali ke peruntukan bus tersebut. Hadirnya TV disiapkan jika ada permintaan dari penumpangnya.

“Ada kaum PO bus yang sengaja menutup TV saat sedang beroperasi. Akan tetapi mereka menyiapkan TV tersebut jadi fasilitas yang ditawarkan, ” ucap Gerry kepada Kompas. com , Sabtu (16/1/2021).

Gerry melanjutkan, jika dipandang sekarang, TV hanya aksesoris selalu, kalau mau dinyalakan tergantung dari permintaan penumpang atau inisiatif driver. Namun berbeda jika peruntukan busnya sebagai angkutan pariwisata.

Mengaji juga: Yamaha YZ 250 Scrambler, Kawin Silang Empat Pabrikan

“Kalau di turisme, rata-rata penumpang request untuk membakar TV dan karaoke. Karena tersedia beberapa acara yang juga diadakan di dalam bus, misalnya seperti karaoke tadi, untuk menghibur di berkepanjangan agar tidak jenuh, ” kata Gerry.

Selain itu, menurut Anggota Forum Bismania Nusantara Dimas Raditya, fitur TV yang ada di kabin bus nampaknya semakin kurang diminati oleh pengikut. Mereka bisa mendapatkan hiburan daripada gadgetnya masing-masing.

sistem hiburan avod Kompas. com/Fathan Radityasani sistem hiburan avod

“Semakin ke sini sepertinya TV sudah kurang diminati buat bus malam. Apalagi anak muda lebih senang pakai gadgetnya, oleh karena itu lebih butuh fasilitas charger & wifi, ” ucap Dimas pada Kompas. com belum lama ini.

Selain itu sistem hiburan di kabin bus juga berkembang. Misalnya pada bus kelas manajer atau suites class memiliki sarana audio video on demand (AVOD) pada setiap bangkunya. Bedanya dengan TV, penumpang bisa memilih apa yang ingin dilihat atau didengar melalui AVOD.